Rabu, 24 Februari 2010

Ucok Munthe -- Kebersamaan ( Medan )

ku terlahir sebagai makhluk sosial
ku coba jalin vertikal horizontal
rendhakan hati kuatkan fundamental
kutaksia sia kan hidup ini mahal

masa kecilku sampai ku hirup udara
sekarang memang ku butuh teman"
jangan melarang siapapun bisa datang
ku buka pintu juga bertandang
memahami dari segala sisi
kutakbasa basi ku tak paksakan diri
bertrima kasih jika dia sudah memberi
kuhargai kebesaran ketulusan hati

kita memang berbeda tidak saling mengharga
mengada ngada terus menjaga
mulut mata telinga jangan melempar saja
bersama menempah hidup di dunia nyata

mengapa kita bersama tidak putus asa merah cita
Bahu membahu bagai dalam nyata ini bukti bahwa kita memang bisa
Sekarang...
jangan di tunda buat kedepan pasti berguna
jangan lupa dari mana kita berada
Halangan depan kita hadapi bersamaa...


meski perkembangan bergulir terus kedepan
masing masing sibuk dengan segala kegiatan
keinginan untuk menjadi yang terdepan
tapi tetap bekerja sama menggapai harapan
luangkan waktu ayo angkat telefon
hubungi satu per satu mereka merespon
berkumpul bersama bercerita hingga berguyon
Jalan makan kemudian menonton
beramai ramai dalam suasana damai
satukan suara no drug bikin gontai ( mabok )
ku tak mau lalai mendingan gue brantai
meski badan capek minum minum bandrek susulai

Bersama kita bisa .... Menangkan tahap ini
dukung saling percaya ... hilangkan rasa benci
tidak lupa meminta .... Kepada illahi
kekuatan supaya Ee yooo tetap berdiri

mengapa kita bersama tidak putus asa merah cita
Bahu membahu bagai dalam nyata ini bukti bahwa kita memang bisa
Sekarang...
jangan di tunda buat kedepan pasti berguna
jangan lupa dari mana kita berada
Halangan depan kita hadapi bersamaa...


Ucok munthe
Damai...
Kota Fammaliy
Damai....
Hip Hop kuu
Damai..
Indonesia kuu
Damai..


Ucok munthe
Damai...
Kota Fammaliy
Damai....
Hip Hop kuu
Damai..
Indonesia kuu
Damai..


Trus Bergerak trus bergerak hheeee ucok munthe Kota Family
Trus Bergerak trus bergerak hheeee ucok munthe Kota Family
kesedihan ku kini terobati pengibur datang penuh dengan kasih
begitu padu bukan prekwensi
rasa persaudaran timbul dari beningg

cepat selesai bila kita tanyaakan " Tak terbengkalaii"
Tanggung jawab pakai akikat korbankan " biar tak bercerai "
Beda suara menjadi satuu Serentak kluarkan semakin merdu
jangan malu walau gak lakuu Niat yang baik itu Yang laku
Bergilir gak usah kikir jangan samapai jadi buah bibir
bila bersama hialngkan nyindir Yang nama'a sirik harap minggir...


mengapa kita bersama tidak putus asa merah cita
Bahu membahu bagai dalam nyata ini bukti bahwa kita memang bisa
Sekarang...
jangan di tunda buat kedepan pasti berguna
jangan lupa dari mana kita berada
Halangan depan kita hadapi bersamaa...

Deli Tua
Damai...

Medann...
Damai...

Bumi Galeryy
Damai..

Raper..
Damai...

Para musisi
Damai..

Seniman
Damai...

Indonesiaku
Damai..

mengapa kita bersama tidak putus asa merah cita
Bahu membahu bagai dalam nyata ini bukti bahwa kita memang bisa
Sekarang...
jangan di tunda buat kedepan pasti berguna
jangan lupa dari mana kita berada
Halangan depan kita hadapi bersamaa...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar